Sepeda Motor Bakal Dilarang Pakai BBM Bersubsidi

Antrian Motor di SPBU

Penggunaan sepeda motor masa sekarang adalah pilihan tepat untuk efisiensi dan efektifitas kerja. Kita lihat saja hampir di tiap rumah minimal ada 1 buah sepeda motor, tidak jarang dalam 1 keluarga memiliki lebih dari 1 sepeda motor. Hal ini karena beberapa hal diantaranya adalah, mudah nya mendapatkan kredit sepeda motor yang didukung oleh banyak nya pembiayaan finance dan sejenisnya, factor lain adalah tidak adanya pembatasan oleh pemerintah terhadap jumlah motor yang masuk ke Indonesia membuat ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merk) berlomba lomba untuk menjual unit nya sebanyak mungkin, sisi lain adalah ketidak puas an akan transportasi pelayanan publik seperti angkot, bus dan lain nya.

Dengan banyak nya pengguna motor berdampak pada banyak bidang diantaranya konsumsi BBM semakin meningkat dari tahun ke tahun, selain itu juga dampak kemacetan dan polusi yang luar biasa di kota kota besar. Dikutip dari detik finance Pemerintah berencana melarang penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubdisi yaitu premium untuk sepeda motor. Hal ini merupakan hasil kesepakatan dari pembicaraannya dengan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI). “Kita sudah bicara dengan AISI, kelihatannya sepeda motor tidak dapat (BBM bersubsidi),” ujar Menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (26/5/2010).
Menurut dia, saat ini pihaknya masih membicarakan mengenai mekanisme penerapan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi. Namun berdasarkan hasil pembicaraan dengan berbagai pihak sudah disepakati bahwa yang masih menggunakan BBM subsidi adalah kendaraan umum dan kendaraan pribadi jenis tertentu. “Semuanya sepakat utama untuk angkutan umum dan plus. Nah Plusnya belum sepakat. Apakah berdasarkan tahun pembuatan atau CC kendaraan,” ungkapnya.

Ia berharap mekanisme penerapan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi tersebut sudah diputuskan pada akhir Juni. Rencananya hal ini akan mulai diterapkan pada bulan Agustus 2010.
“Untuk uji coba paling mudah di pulau Jawa,” tandasnya.

Siap siap ke bengkel buat kendaraan anda se irit mungkin agar tidak jadi peminum BBM kelas berat……atau sudah mulai berfikir untuk ganti kendaraan dengan yg umurnya uzur tapi irit bahan bakar atau juga ganti aja dengan sepeda yang menggunakan BBM nasi pecel dan ETM alias Es Teh Manis………… ATAU siap siap merogoh kocek lebih dalam untuk kuda besi tunggang an ANDA………..Hehehehe………

  1. tokodata says:

    “mudah nya mendapatkan kredit sepeda motor yang didukung oleh banyak nya pembiayaan finance dan sejenisnya, factor lain adalah tidak adanya pembatasan oleh pemerintah terhadap jumlah motor yang masuk ke Indonesia membuat ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merk) berlomba lomba untuk menjual unit nya sebanyak mungkin, sisi lain adalah ketidak puas an akan transportasi pelayanan publik seperti angkot, bus dan lain nya.”

    sebab diatas,,,harus diselesaikan dulu dengan baik..misal UUnya diperketat..bukan malah buat aturan baru..

    Hidup SBY! (salah baca ya)

  2. Berarti sepeda2 tempo doloe g blh di pke ya Ko??????? Klo sepeda zaman skr khan blh????????

  3. maksudnya “salah baca” yang mana broo..?

  4. nah itu yang belum tau pasti…

  5. waduuh kok sekarang satu persatu subsidi mulai dicabut ya, yg salah regulasi kredit motornya yg kena pengendara motor 😐

  6. yah selalu rakyak kecil yang jadi korban, dengan Rp.200.000 aja sudah bisa bawa pulang motor…jadi nya ya seperti ini deh…

  7. Madi sby says:

    Wah repot nich klo motor gak isa pake BBM subsidi, penjualan tambah seret kebetulan saya kerja di dealer motor sebulan kami di target 33 unit, klo bbm naik tambah susah jualnya skrng aja sering gak penuhin target apalagi nanti..:) tambah susah aja hidup ini

  8. Saya secara pribadi menggunakan bahan bakar Pertamax plus buat sepeda motor Revo Fit saya karena dengan Pertamax Plus, motor Revo Fit saya tarikannya lebih kencang dibandingkan bahan bakar Premium

Leave a Reply